Mancanegara

OPEC+ Bahas Kenaikan Produksi Minyak Usai Konflik AS-Iran


Simetrisnews– OPEC+ mempertimbangkan peningkatan produksi minyak lebih besar dari perkiraan awal menyusul gangguan pengiriman di Timur Tengah akibat konflik Amerika Serikat dan Iran.

Dilansir Reuters, kelompok tersebut akan membahas kenaikan produksi hingga 411.000 barel per hari, lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya sebesar 137.000 barel per hari.

Sumber menyebut Arab Saudi telah meningkatkan produksi dan ekspor minyak dalam beberapa pekan terakhir sebagai langkah antisipasi.

Gangguan terjadi setelah pengiriman energi melalui Selat Hormuz terhenti sejak 28 Februari, menyusul peringatan dari Iran. Jalur ini mencakup lebih dari 20% perdagangan minyak global.

Harga minyak sempat melonjak ke level US$ 73 per barel, tertinggi sejak Juli 2025, karena kekhawatiran eskalasi konflik. Analis RBC, Helima Croft, memperkirakan dampak kenaikan produksi akan terbatas mengingat kapasitas cadangan signifikan hanya dimiliki Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
error: Halo