GAPMMI Apresiasi Negosiasi Dagang RI–AS, Dinilai Jaga Pasokan Bahan Baku dan Daya Saing Industri

Simetrisnews – Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) menyambut baik langkah pemerintah negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat (AS). Negosiasi ini merupakan faktor penting bagi keberlanjutan industri.
Ketua umum GAPMMI Adhi Lukman mengatakan negosiasi ini juga menciptakan alternatif sumber bahan baku industri yang dibutuhkan, sehingga mendukung kelangsungan produksi dari industri pangan hilir, menjaga realisasi investasi.

Selain itu juga memastikan penyerapan tenaga kerja di sepanjang rantai nilai industri makanan dan minuman, termasuk menjaga daya beli masyarakat.

“Bagi sektor makanan dan minuman, kepastian tersebut juga sangat bergantung pada ketersediaan dan keberlanjutan pasokan bahan baku industri, terutama untuk bahan baku tertentu yang hingga saat ini belum sepenuhnya tersedia atau belum dapat dipenuhi dari dalam negeri,” ujar Adhi dalam keterangan tertulis, Selasa (24/2/2026).

Selain itu, GAPMMI menilai proses negosiasi perdagangan yang dilakukan Pemerintah berkontribusi dalam mengurangi ketidakpastian perdagangan (trade uncertainty) dan memperkuat posisi daya saing produk unggulan Indonesia di pasar AS, seperti Kakao, Kopi, Sawit dan turunannya yang mendapatkan pengecualian tarif.

“Kepastian akses pasar serta tarif yang lebih kompetitif memberikan ruang bagi pelaku industri untuk meningkatkan efisiensi biaya, menjaga utilisasi kapasitas produksi, serta memperkuat perencanaan investasi yang berorientasi ekspor,” terangnya.

Sebagai bagian dari ekosistem dunia usaha, GAPMMI mendukung upaya Pemerintah dalam menyeimbangkan kepentingan nasional, perlindungan konsumen dan daya saing industri untuk keberlanjutan dunia usaha.ia juga berharap proses negosiasi ini dapat segera diimplementasikan secara konsisten untuk mendukung kinerja industri manufaktur menuju terealisasinya target pertumbuhan ekonomi 8%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup