Daihatsu Masih Digdaya di Indonesia, LCGC dan Niaga Jadi Andalan Utama
Simetrisnews – Pabrikan otomotif asal Jepang, Daihatsu, terus menunjukkan daya tahan di tengah gempuran mobil listrik asal China. Bahkan, Daihatsu kembali mencatatkan prestasi sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama 17 tahun berturut-turut.
Sepanjang 2025, Daihatsu membukukan penjualan ritel sebanyak 137.835 unit di pasar domestik. Capaian ini menegaskan posisi Daihatsu sebagai salah satu pemain utama industri otomotif nasional, meski persaingan kian ketat.
Menariknya, meski identik dengan segmen low cost green car (LCGC), tulang punggung penjualan Daihatsu justru berasal dari kendaraan niaga. Hal tersebut diungkapkan Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani.
“Tetap penjualan kita didominasi oleh produk terlaris kita yaitu, balik lagi ke, Gran Max series,” ujar Sri Agung beberapa waktu lalu.
Tingginya permintaan kendaraan niaga tersebut bahkan membuat Daihatsu harus memberlakukan sistem inden. “Kita lagi cukup banyak sekali customer yang mempercayakan, baik itu perusahaan yang sudah sangat besar, dan juga retail customer. Bahkan kita saat ini sedang masih banyak inden. Terima kasih untuk kepercayaan customer,” jelasnya.
Di luar segmen niaga, Daihatsu juga tetap kuat di pasar kendaraan penumpang. Sepanjang 2025, penjualan model LCGC Daihatsu tercatat mencapai 47.901 unit.
Raihan ini mengukuhkan dominasi Daihatsu di segmen LCGC Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 36,6%, menjadikannya pilihan utama masyarakat.
Sementara itu, Daihatsu juga mencatat tren positif pada segmen SUV kompak. Penjualan Daihatsu Terios di sejumlah daerah dilaporkan meningkat, terutama di wilayah dengan karakter jalan yang menantang. Astra Daihatsu Motor menyebut Terios sebagai model ketiga terlaris dalam portofolio mereka.
“Yang ketiga Terios X kita sangat mendominasi di beberapa kota dengan medan jalan yang menantang dan itu sangat menerima Terios,” tutup Sri Agung.
Dengan kombinasi kekuatan di segmen kendaraan niaga dan LCGC, Daihatsu dinilai masih memiliki fondasi kuat untuk bersaing di tengah perubahan tren otomotif nasional.
Baca Juga :
- Mensesneg Pastikan Alokasi Dana Desa untuk Kopdes Tidak Kurangi Pembangunan Lokal
- Harmonisasi RUU Pengelolaan Keuangan Haji Disetujui Baleg DPR RI
- Menang 1-0, Persib Tetap Tersingkir dari AFC Champions League Two
- Izin Kerja Terkendala, Sterling Tetap Berlatih Bersama Feyenoord di Belgia
- Shayne Pattynama Tak Sabar Jalani Laga Kandang Perdana Persija di JIS













