Pantangan dan Anjuran di Rumah Saat Hari Pertama Imlek, Dipercaya Jaga Keberuntungan
Simetrisnews – Selamat Hari Imlek, semoga ditahun Kuda ada keberhasilan dan kesuksesan.
Pada hari pertama Imlek tak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun baru kalender Tionghoa, tetapi juga sebagai momen penting dalam menjaga keharmonisan dan keberuntungan di dalam rumah. Oleh karena itu, masyarakat Tionghoa memiliki sejumlah pantangan yang berkaitan langsung dengan aktivitas rumah tangga.
Pantangan-pantangan ini umumnya berhubungan dengan kebersihan rumah, penataan ruang, hingga perlengkapan rumah tangga. Tujuannya agar rumah siap menyambut rezeki, keberuntungan, dan energi positif sepanjang tahun yang baru.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Hari Pertama Imlek
Hari pertama Tahun Baru Imlek dipercaya sebagai momen penting dalam menjaga keberuntungan dan keharmonisan rumah tangga. Karena itu, berbagai aktivitas di dalam rumah perlu diperhatikan dengan baik.
Dilansir dari e-Journal ISBI Bandung, Senin (16/2/2026), yang ditulis oleh Jepriyanti Br Tambunan, Sridevi Hutauruk, Zeco Hamos Sianno Pardede dari Universitas Sumatera Utara, berikut beberapa hal yang sebaiknya dihindari di dalam rumah pada hari pertama Imlek, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas dalam rumah.
- Dilarang Mencuci Piring dan Peralatan Dapur
Mencuci piring pada hari pertama Imlek dipercaya dapat membuang rezeki yang baru datang. Oleh sebab itu, seluruh peralatan dapur harus sudah bersih sejak malam sebelum pergantian tahun.
Piring dan alat makan kotor sebaiknya tidak terlihat pada pagi hari Imlek. Rumah yang rapi dan bersih dianggap siap menjadi tempat datangnya keberuntungan.
- Tidak Boleh Mencuci Pakaian
Selain piring, aktivitas mencuci pakaian juga termasuk pantangan. Mencuci baju di hari pertama Imlek diyakini sama dengan membuang keberuntungan rumah tangga.
Semua cucian sebaiknya diselesaikan sebelum malam Tahun Baru Imlek. Dengan begitu, rumah berada dalam kondisi tertata tanpa aktivitas pembersihan besar saat hari pertama tahun baru.
- Dilarang Menyapu Rumah
Menyapu rumah pada hari pertama Imlek memiliki makna simbolis sebagai tindakan menyapu keluar keberuntungan. Oleh karena itu, kegiatan ini dihindari sepenuhnya.
Rumah biasanya sudah dibersihkan secara menyeluruh sebelum Imlek. Bahkan, sapu, kain pel, dan alat kebersihan lainnya disimpan atau disembunyikan agar tidak digunakan secara tidak sengaja.
- Tidak Boleh Membuang Sampah
Sampah rumah tangga yang sudah terkumpul dari hasil bersih-bersih sebelum Imlek tidak langsung dibuang pada hari pertama. Sampah tersebut disimpan di dalam rumah setidaknya hingga beberapa hari setelah Imlek. Kepercayaan ini berkaitan dengan anggapan bahwa rezeki dan keberuntungan masih melekat di dalam rumah, sehingga tidak boleh ikut terbuang bersama sampah. - Tidak Membersihkan Rumah di Hari Pertama Imlek
Meski kebersihan rumah sangat dijaga, aktivitas membersihkan lantai, mengepel, atau merapikan rumah tidak dianjurkan dilakukan pada hari pertama Imlek. Pembersihan rumah baru diperbolehkan di hari berikutnya dengan aturan tertentu, seperti menyapu dari arah pintu utama ke bagian tengah rumah agar keberuntungan tetap berada di dalam. - Hindari Menggunakan Alat Rumah Tangga yang Tajam
Peralatan rumah tangga seperti pisau dan gunting sebaiknya tidak digunakan pada hari pertama Imlek. Penggunaan benda tajam dipercaya dapat memotong rezeki rumah tangga. Alat-alat tersebut biasanya disimpan rapi di lemari selama perayaan Imlek berlangsung untuk menghindari makna simbolis yang kurang baik.
Hal yang Dianjurkan Dilakukan di Rumah Saat Imlek
Selain menghindari berbagai pantangan, dalam menyambut perayaan Imlek juga dianjurkan melakukan sejumlah kebiasaan positif di dalam rumah. Anjuran ini berkaitan dengan penataan, kebersihan, dan suasana rumah agar siap menerima keberuntungan, rezeki, serta energi baik sepanjang tahun.
- Membersihkan Rumah Sebelum Tahun Baru Imlek
Membersihkan rumah sebaiknya dilakukan sebelum pergantian tahun. Aktivitas ini dimaknai sebagai upaya menyapu kemalangan dan energi negatif dari tahun sebelumnya. Rumah yang sudah bersih dan rapi dipercaya siap menjadi tempat masuknya keberuntungan dan rezeki di tahun yang baru. - Merapikan Ruang Tamu untuk Menyambut Tamu
Ruang tamu memiliki peran penting sebagai area utama menyambut keluarga dan kerabat. Menata ruang tamu agar bersih, terang, dan nyaman mencerminkan kesiapan pemilik rumah dalam menerima keberuntungan serta menjaga keharmonisan hubungan sosial. - Menyimpan Alat Kebersihan dari Jangkauan
Sapu, kain pel, sikat, dan alat kebersihan lainnya dianjurkan untuk disimpan atau disembunyikan selama hari pertama Imlek. Hal ini bertujuan agar tidak ada aktivitas menyapu atau membersihkan rumah yang secara simbolis dianggap dapat mengusir rezeki yang baru datang. - Menjaga Rumah Tetap Rapi Tanpa Aktivitas Bersih-Bersih
Pada hari pertama Imlek, rumah sebaiknya dibiarkan dalam kondisi rapi tanpa melakukan kegiatan mencuci, menyapu, atau mengepel. Kerapian yang sudah disiapkan sejak sebelumnya mencerminkan keteraturan dan kesiapan rumah sebagai tempat berlabuhnya energi positif. - Menata Pencahayaan dan Sudut Rumah
Menyalakan lampu dan menempatkan sumber cahaya di sudut-sudut rumah dipercaya dapat membawa kebaikan bagi feng shui. Rumah yang terang dan hangat secara visual dianggap mampu menciptakan suasana positif serta meningkatkan kenyamanan bagi penghuni dan tamu. - Memasang Hiasan Bernuansa Merah
Hiasan rumah bernuansa merah, seperti lentera atau ornamen dekoratif, dianjurkan untuk dipasang selama Imlek. Warna merah melambangkan keberuntungan dan sukacita, sekaligus dipercaya mampu menangkal energi negatif serta menghadirkan semangat baru di dalam rumah.
Pantangan dan anjuran di rumah saat hari pertama Imlek menunjukkan bahwa rumah memiliki peran penting sebagai pusat keberuntungan dan keharmonisan keluarga. Dengan menghindari hal-hal di atas, rumah dapat menjadi tempat bersemainya rezeki, ketenangan, dan energi positif sepanjang tahun yang baru.















