Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tumbuh 5,1–5,3 Persen, Didukung Konsumsi dan Investasi

Simetrisnews – Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 diperkirakan bakal naik, meskipun prediksinya di bawah 5,5%. Pertumbuhan ini ditopang konsumsi domestik, investasi, dan kondisi likuiditas.
PT BRI Danareksa Sekuritas memprediksi pertumbuhan ekonomi 2026 berada pada rentang 5,1% hingga 5,3%. Prediksi ini mengacu pada Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Indonesia yang naik ke 127 poin.

Kemudian dari sisi perbankan, uang beredar (M2) tumbuh 9,6% dan kredit mulai ekspansif.

“Pada tahun ini, dampak kebijakan ekonomi mulai terasa. Daya beli membaik, likuiditas longgar, dan aktivitas usaha meningkat,” ungkap Chief Economist Macro Strategist & Debt Research Division Head BRIDS, Helmy Kristanto, dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (15/2/2026).

Sementara dari instrumen investasi, pelonggaran suku bunga global dinilai membuka peluang arus modal masuk ke emerging markets seperti Indonesia. Ekonomi domestik juga disebut stabil dengan inflasi yang terkendali dan kuatnya konsumsi domestik.

Dalam kondisi ini, Helmy menilai instrumen obligasi perlu dicermati sebagai penyeimbang portofolio investasi, sehingga kombinasi saham dan instrumen fixed income menjadi strategi untuk menjaga stabilitas hasil investasi.

“Biasanya kondisi seperti ini diikuti penguatan pasar modal. Investor yang disiplin memiliki peluang besar untuk menangkap pertumbuhan tersebut,” ujarnya.

Di sisi lain, outlook positif memerlukan partisipasi investor domestik yang lebih aktif untuk memperkuat pasar modal domestik. Karena menurutnya, ritel tetap menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan pasar modal.

Helmy menambahkan, kombinasi investasi saham dan obligasi akan tetap relevan di tahun 2026. Pasalnya, arah suku bunga global saat ini stabil dengan kebijakan moneter domestik yang akomodatif.

Kondisi ini membuka ruang bagi instrumen fixed income untuk tetap menarik sebagai penyeimbang portofolio. Sementara saham berpotensi memberikan pertumbuhan seiring membaiknya fundamental emiten.

Daihatsu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup