Rusia Gempur Kyiv, Rudal Hantam Bangunan Vital di Ibu Kota Ukraina
Simetrisnews – Rusia tak henti melancarkan serangan ganas ke ibu kota Ukraina, Kyiv. Rudal-rudalnya dilaporkan telah menghantam sejumlah objek vital Ukraina.
“Serangan besar-besaran terhadap ibu kota masih berlangsung,” kata Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko dilansir kantor berita Reuters dan Al Arabiya, Jumat (13/2/2026).
Klitschko mengatakan telah terjadi serangan terhadap bangunan-bangunan perumahan dan non-perumahan di kedua sisi Sungai Dnipro yang membelah kota.
Pecahan rudal jatuh di dekat dua bangunan perumahan di satu distrik, tetapi tidak ada kebakaran. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer ibu kota Ukraina tersebut, mengatakan setidaknya satu serangan tercatat di pinggiran timur Kyiv.
Saksi mata Reuters mendengar ledakan bergema di kota itu.
Kota Dnipro di Ukraina tenggara juga diserang, tulis gubernur setempat, Oleksandr Ganzha di Telegram. Beberapa rumah pribadi dan mobil mengalami kerusakan, tetapi tidak ada indikasi adanya korban jiwa.
Peringatan serangan udara tetap berlaku di Kyiv dan Dnipro hingga jauh setelah tengah malam waktu setempat.
Sebelumnya, serangan udara Ukraina menghantam kilang minyak di Volgograd, Rusia, pada Rabu (11/2) malam waktu setempat, dan memicu kebakaran, menurut postingan militer Ukraina di Facebook. Juru bicara militer Ukraina untuk wilayah selatan, Vladyslav Voloshyn, mengatakan kepada kantor berita Ukrinform, bahwa pasukan Ukraina masih memegang kendali atas Zaliznychne di wilayah garis depan Zaporizhia, meski Rusia mengklaim telah menduduki pemukiman itu.
Serangan Ukraina di wilayah Belgorod, Rusia, menewaskan seorang sipil dan melukai setidaknya tujuh orang lain, menurut pejabat setempat yang dikutip kantor berita Rusia, TASS. Serangan Ukraina juga merusak infrastruktur air hingga menyebabkan terputusnya pasokan air di beberapa desa di distrik Borisovsky dan Rakityansky, Belgorod, yang terletak dekat perbatasan Rusia dengan Ukraina. Demikian menurut keterangan perusahaan air wilayah itu dalam postingan di Telegram.
Baca Juga :















