464 Rumah Rusak Akibat Tanah Gerak di Tegal, 2.460 Warga Mengungsi
Simetrisnews – Bencana alam tak bisa dihindarkan, kali ini sebanyak 464 rumah dilaporkan mengalami rusak parah akibat pergerakan tanah yang berlokasi di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Efeknya, ribuan warga banyak mengungsi untuk mencari tempat yang lebih aman.
Dilansir Antara, Kepala Desa Padasari, Mashuri, menyebutkan pergerakan tanah masih dirasakan di lokasi sejak Senin (2/2/2026) lalu. Suara retakan bangunan menjadi penanda adanya tanah gerak.
“Dengan intensitas hujan dan kondisi labil, pemantauan lapangan serta evakuasi warga terus dilakukan sebagai langkah antisipasi kejadian susulan,” kata Mashuri, Senin (9/2/2026) kemarin.
Berdasarkan data dari posko bencana, total ada 464 unit rumah yang rusak akibat tanah gerak di Padasari. Kemudian, 2.460 warga mengungsi.
“Dari 464 rumah warga itu 205 rusak berat, 174 rusak sedang dan 85 rusak ringan,” jelas Mashuri.
Bencana ini juga merusak fasilitas umum dan infrastruktur. Data dari pihak desa mencatat kerusakan fasilitas sosial 21 unit, peribadatan 7 unit, pendidikan 7 unit, dan pemerintahan 1 unit.
Bencana ini juga merusak fasilitas umum dan infrastruktur. Data dari pihak desa mencatat kerusakan fasilitas sosial 21 unit, Peribadatan 7 unit, pendidikan 7 unit dan pemerintahan 1 unit.
Untuk kerusakan infrastruktur ada di jalan desa dan kabupaten sebanyak 3 titik serta jembatan desa 1 unit.
“Data terakhir kemarin 464 rumah rusak, fasillitas ibadah, pendidikan dan jalan juga rusak. Jumlah ini dimungkinkan bertambah karena pergerakan tanah masih berlangsung sampai hari ini,” bebernya.
Warga yang rumahnya terdampak diungsikan ke lokasi aman. Jumlahnya mencapai 2.460 jiwa dari 596 KK.
“Dari total pengungsi 2.460 jiwa, (terdiri dari) laki- laki 939 perempuan 1.032. Lansia 216, ibu hamil 3, ibu menyusui 4, anak 195, balita 38, batita 67, remaja 1.034 dan dewasa 894,” rinci kades.
Kades mengimbau warga segera mengosongkan rumah dan memindahkan barang-barang rumah tangga yang masih bisa dipakai. Mengingat hujan masih terus mengguyur kawasan tersebut.
Adapun ribuan pengungsi itu ditempatkan pada delapan titik pengungsian. Yaitu:
1 Gedung Majelis Az Zikir wa Rotibain sebanyak 50 KK atau 176 jiwa.
2 Dukuh Pengasinan sebanyak 337 KK atau 985 jiwa.
3 SD Negeri 2 Padasari sebanyak 34 KK atau 92 jiwa.
4 Dukuh Lebak RW 05 sebanyak 130 KK atau 506 jiwa.
5 Gedung Serbaguna Desa Penujah sebanyak 39 KK atau 147 jiwa.
6 Desa Mokaha, Kecamatan Jatinegara 4 KK atau 20 jiwa.
7 Dukuh Tengah, Desa Tamansari 2 KK atau 8 jiwa.
8 Ponpes Al Adalah 2 Dawuhan Padasari sebanyak 526 jiwa (santri).















