SBY: Matahari Demokrat Hanya AHY
Simetrisnews – Partai Demokrat menggelar puncak perayaan Natal nasional hari ini. Dalam acara tersebut, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan matahari di partainya hanya satu, yaitu Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Hal itu dikatakan SBY saat menyampaikan pidatonya di acara tersebut pada Senin (12/1/2026) malam.
Awalnya SBY menjelaskan AHY yang tidak bisa hadir langsung karena ada urusan bersama Presiden Prabowo Subianto.
- Komisi Pemberantasan Korupsi Ungkap Alasan Yaqut Jadi Tahanan Rumah
- Yaqut Cholil Qoumas Bersyukur Bisa Sungkem Saat Lebaran Meski Sempat Jadi Tahanan Rumah
- Polisi Antisipasi Gelombang Kedua Wisata Puncak, Rekayasa Lalin Disiapkan Jika Lonjakan Terjadi
- NETANYAHU KONFIRMASI PEMBICARAN DENGAN TRUMP: “KEBERHASILAN MILITER BISA JADI KESEPAKATAN YANG MELINDUNGI ISRAEL” JERUSALEM – WASHINGTON, 24 MARET 2026
- Kim Jong Un Kembali Terpilih, Pemilu Korea Utara Dinilai Sekadar Formalitas
“Sebagaimana kita ketahui, Mas AHY sedang mengemban tugas mendampingi Bapak Presiden Prabowo di Kalimantan Timur. Tentu bagi Demokrat, country first, people first, baru partai. Jangan dibalik. Negara dulu, rakyat dulu, baru partai,” kata SBY.
“Seharusnya yang menyampaikan sambutan utama adalah pemimpin Partai Demokrat, Bung Agus Harimurti Yudhoyono. Beliau pemimpin partai. Saya boleh dikatakan seorang mentor senior. Mataharinya hanya satu di Partai Demokrat, Mas AHY,” kata SBY.
SBY mengatakan dia tidak dirancang menyampaikan pidato tersebut karena peran AHY. Barulah dirinya menegaskan bahwa yang paling atas di Partai Demokrat adalah AHY.
Dalam kesempatan yang sama, AHY juga menyampaikan sambutannya secara virtual. Dia mengajak masyarakat Indonesia bersatu dan berdoa bersama.Selain itu, AHY mengajak saling membantu kepada masyarakat yang tengah tertimpa musibah. Masyarakat juga diminta bersatu untuk membangun Indonesia ke depannya.
“Mari bersatu dalam misi kemanusiaan agar mereka segera bangkit dan pulih dari kehancuran dan keterpurukan,” tuturnya.













