Triumph Pangkas Mesin Jadi 349 cc, Harga Motor ‘400’ Jadi Lebih Murah di India
Simetrisnews – Pabrikan motor asal Inggris, Triumph Motorcycles, merilis strategi baru di pasar India dengan menurunkan kapasitas mesin lini 400 cc menjadi 349 cc. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan kebijakan pajak baru Goods and Service Tax (GST) 2.0 yang berlaku mulai April 2026.
Dikutip dari Autocar India, meski kapasitas mesin diturunkan menjadi 349 cc, Triumph tetap mempertahankan penamaan seri “400” pada produknya, seperti Triumph Speed 400 dan Triumph Scrambler 400 X.
Perubahan kapasitas dilakukan dengan memperpendek stroke (langkah piston) tanpa mengubah bore (diameter piston). Saat ini, ukuran bore tetap 89 mm dengan stroke 56,1 mm.
Spesifikasi Tenaga Dibedakan Tiap Model
Meski sama-sama 349 cc, Triumph memberikan setelan mesin berbeda di tiap varian:
- Speed T4 (varian termurah): 29 hp @7.500 rpm dan 31 Nm @5.500 rpm (sebelumnya 31 hp dan 36 Nm)
- Speed 400, Scrambler 400, Scrambler 400 XC: 37 hp @8.500 rpm dan 32 Nm @7.000 rpm (sebelumnya 40 hp dan 37,5 Nm)
- Tracker 400 & Thruxton 400: tertinggi dengan 40 hp dan torsi 32 Nm
Langkah ini efektif memangkas harga jual karena beban pajak menjadi lebih ringan.
Harga di India (setelah penyesuaian pajak)
- Speed T4: 1,95 lakh (± Rp 35 jutaan)
- Speed 400: 2,32 lakh (± Rp 42 jutaan)
- Tracker 400: 2,46 lakh (± Rp 45 jutaan)
- Scrambler 400: 2,59 lakh (± Rp 47 jutaan)
- Thruxton 400: 2,66 lakh (± Rp 48 jutaan)
Meski di India dibanderol di bawah Rp 50 juta, harga motor ini melonjak drastis saat masuk Indonesia karena faktor pajak dan status impor utuh (CBU).
Pada ajang Indonesia International Motor Show 2026, Triumph resmi meluncurkan Speed 400 dan Scrambler 400 X untuk pasar Indonesia.
Di Tanah Air, Speed 400 dijual Rp 158.400.000 (OTR DKI Jakarta), sementara Scrambler 400 X dibanderol Rp 178.500.000.













