Iran Klaim Misi Penyelamatan Pilot AS Gagal Total, Trump Sebut Berhasil
Simetrisnews – Militer Iran mengklaim operasi Amerika Serikat (AS) untuk menyelamatkan seorang pilot jet tempur yang jatuh di wilayahnya mengalami kegagalan total. Klaim ini disampaikan meski tanpa menyebut bahwa pilot tersebut telah ditangkap.
Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa pilot telah berhasil dievakuasi melalui operasi pencarian dan penyelamatan serta berada dalam kondisi aman.
Juru bicara Komando Pusat Militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, menyebut operasi itu sebagai misi penipuan yang berujung kegagalan di sebuah bandara terbengkalai di selatan Isfahan.
“Operasi penyelamatan militer AS yang disebut-sebut itu, yang direncanakan sebagai misi penipuan dan pelarian di bandara yang ditinggalkan di selatan Isfahan dengan dalih menyelamatkan pilot pesawat yang jatuh, benar-benar gagal,” ujarnya dalam siaran televisi pemerintah.
Ia mengklaim dua pesawat angkut militer C-130 dan dua helikopter Black Hawk hancur dalam operasi tersebut.
Zolfaghari juga menuding Trump melakukan “retorika kosong dan pengalihan perhatian” di tengah klaim Iran bahwa angkatan bersenjatanya berada dalam posisi superior di lapangan.
Media pemerintah Iran turut menayangkan gambar puing-puing hangus di wilayah gurun dengan asap yang masih mengepul. Dalam laporan lain, media Iran menyebut lima orang tewas dalam serangan selama operasi penyelamatan di wilayah barat daya, meski belum jelas apakah korban merupakan warga sipil atau personel militer.
Sejak Jumat, sejumlah rekaman juga beredar yang menunjukkan warga setempat membawa bendera dan senapan, ikut melakukan pencarian pilot setelah otoritas setempat menawarkan hadiah bagi siapa pun yang memberikan informasi.













