AS Belum Siap Kawal Tanker di Selat Hormuz, Retorika Trump Dinilai Meningkatkan Eskalasi
Simetrisnews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam beberapa pekan terakhir berulang kali menyatakan rencana untuk membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz.
Sekitar sebulan lalu, Trump bahkan menyebut kapal Angkatan Laut AS akan mengawal kapal tanker minyak yang melintasi jalur tersebut. Namun, pihak militer Amerika Serikat menyatakan belum siap menjalankan rencana itu.
Alasannya, kapal tanker yang bergerak lambat di selat sempit dinilai rentan menjadi target serangan, terutama dari drone dan rudal milik Iran.
Di sisi lain, pernyataan Trump terkait kemungkinan “mengambil” minyak Iran dinilai sebagai bentuk peningkatan retorika yang berpotensi memperkeruh situasi geopolitik di kawasan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa ketegangan di sekitar Selat Hormuz masih menjadi perhatian global, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu rute utama distribusi energi dunia.













Tinggalkan Balasan