Di Balik Promosi Nyeleneh Aldi’s Burger, Aldi Taher Ngaku Cuma Karena BU
Simetrisnews – Promosi unik Aldi’s Burger belakangan viral di media sosial. Di balik gaya promosi yang nyeleneh dan penuh nama artis, Aldi Taher mengaku alasannya sangat sederhana: butuh uang.
Hal itu diungkap Aldi saat berbincang dalam podcast bersama Raditya Dika pada 28 Maret 2026.
“Bikin burger, BU, yaudah kita bismillah,” ujar Aldi.
Sejak membuka usaha burgernya pada 23 Januari lalu di kawasan Cempaka Putih, Aldi aktif mempromosikan dagangannya lewat Threads. Uniknya, ia mengaku awalnya bahkan tidak tahu aplikasi tersebut.
Aldi bercerita, ia menemukan Threads secara tidak sengaja saat melihat ikon “@” berputar di Instagram, lalu mengunduh aplikasinya. Momen itu bertepatan dengan pembukaan gerai burgernya, sehingga ia memutuskan memanfaatkan Threads untuk promosi.
Tanpa strategi marketing khusus, Aldi mengaku menulis kalimat promosi di unggahan siapa pun yang lewat.
Kalimat promosinya pun khas dan mudah dikenali:
“Aldi’s Burger Cempaka Putih, rotinya lembut, dagingnya Juicy Luicy, Mahalini, Rizky Febian, bisa pesan online.”
Nama-nama seperti Juicy Luicy, Mahalini, Rizky Febian, hingga Lyodra sengaja dicantumkan bukan tanpa maksud.
Menurut Aldi, susunan kalimat itu sebenarnya ia pikirkan:
- “Aldi’s Burger Cempaka Putih” agar orang tahu lokasinya
- “Rotinya lembut, dagingnya juicy” untuk membangun imajinasi rasa
- Nama artis-artis berarti siapa pun, termasuk mereka, bisa pesan online
“Itu juga barusan gue pikirin bang, apa maksud kata-kata ini,” katanya sambil tertawa.
Saat ditanya soal anggapan ahli pemasaran yang menyebut tekniknya jenius, Aldi merespons santai.
“Semua brand milik Allah,” ujarnya.
Aldi bahkan menyebut CEO McDonald’s, Chris Kempczinski, boleh saja makan burger merek lain, termasuk burger miliknya, jika berkunjung ke Indonesia.
Sejak dibuka, Aldi’s Burger ramai pembeli hingga beberapa kali kehabisan stok. Menariknya, saat stok habis, Aldi justru menyarankan pelanggan membeli burger merek lain seperti Burger Bangor, Lawless Burgerbar, atau Burger King.
Sikap itu juga terlihat saat gerainya tutup selama libur Lebaran. Aldi tetap mempromosikan dagangan orang lain kepada para pelanggan yang ingin membeli burger.
Gaya promosi spontan tanpa strategi baku inilah yang justru membuat Aldi’s Burger semakin viral dan diburu banyak orang.













