5 Cara Cek Kondisi Rumah Saat Musim Hujan Agar Tidak Menyesal Setelah Membeli

Simetrisnews – Calon pembeli rumah disarankan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi bangunan sebelum memutuskan membeli. Langkah ini penting agar rumah yang dibeli benar-benar dalam kondisi baik dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Musim hujan justru menjadi waktu yang tepat untuk melakukan survei rumah. Saat hujan turun, calon pembeli bisa lebih mudah menemukan potensi kerusakan seperti kebocoran atau masalah drainase yang mungkin tidak terlihat saat cuaca cerah.

Kontraktor sekaligus CEO Lyvprojects, Albert Lim, menjelaskan ada beberapa bagian rumah yang perlu diperiksa secara teliti, mulai dari atap hingga sistem pembuangan air. Berikut beberapa hal yang perlu dicek saat meninjau rumah ketika musim hujan.

  1. Kebocoran Atap
    Pemeriksaan kebocoran bisa dilakukan dengan melihat kondisi plafon. Biasanya plafon yang pernah bocor meninggalkan bercak air berwarna kecoklatan. Jika kebocoran sering terjadi, bisa muncul jamur atau black mold yang terlihat seperti noda hitam.
    Meninjau rumah saat hujan juga membantu memastikan apakah kebocoran masih terjadi. Sebab, tidak sedikit penjual yang hanya mengecat ulang plafon untuk menutupi bekas jamur tanpa memperbaiki kerusakan pada atap.
  2. Rembesan Dinding
    Selain atap, calon pembeli juga perlu memperhatikan dinding rumah. Rembesan air biasanya meninggalkan jejak berupa noda atau garis air pada dinding maupun di pinggiran plafon. Jika dibiarkan, rembesan dapat merusak struktur bangunan dan menimbulkan jamur.
  3. Sistem Drainase
    Drainase yang baik sangat penting untuk mencegah genangan air atau banjir di sekitar rumah. Cara mengeceknya cukup sederhana, yakni melihat apakah ada genangan air di area halaman atau depan rumah saat hujan turun.
    Jika genangan tidak segera surut, kemungkinan kemiringan lahan atau sistem pembuangan air tidak berfungsi dengan baik. Kondisi ini bisa menjadi pertimbangan penting sebelum membeli rumah.
  4. Kemiringan Lantai
    Beberapa area rumah seperti kamar mandi, teras, dan sekitar saluran pembuangan air seharusnya memiliki kemiringan lantai agar air dapat mengalir dengan lancar.
    Untuk mengeceknya, lantai bisa disiram air lalu diamati arah alirannya. Jika air mengalir menuju lubang pembuangan, berarti kemiringannya sudah tepat. Sebaliknya, jika air menggenang, berarti desain lantai kurang ideal.
  5. Kondisi Talang Air
    Talang air berfungsi menampung dan menyalurkan air hujan dari atap agar tidak merembes ke dalam rumah. Pastikan talang air tidak tersumbat dan mampu menampung aliran air hujan dengan baik.
    Selain itu, perhatikan juga apakah ada pohon di sekitar atap yang berpotensi menjatuhkan daun atau kotoran yang dapat menyumbat talang.

Dengan melakukan pengecekan tersebut, calon pembeli dapat mengetahui kondisi rumah secara lebih detail dan menghindari risiko kerusakan yang bisa menimbulkan biaya perbaikan besar di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
error: Halo