PlayStation 6 Belum Siap Meluncur, Lonjakan Harga Memori Jadi Biang Kerok

Simetrisnews – Rencana peluncuran PlayStation 6 (PS6) dipastikan belum akan terwujud dalam waktu dekat. Konsol generasi terbaru buatan Sony itu disebut berpotensi mengalami penundaan akibat krisis komponen global, khususnya memori dan media penyimpanan.

Mengutip laporan Bloomberg, Rabu (18/2/2026), Sony kemungkinan besar tidak akan merilis PS6 pada 2027 seperti yang selama ini diprediksi. Lonjakan harga memori dan storage yang dipicu tingginya permintaan industri kecerdasan buatan (AI) menjadi faktor utama yang menghambat kesiapan produksi.

Sumber Bloomberg yang memahami rencana internal perusahaan menyebutkan, ketersediaan hardware untuk perangkat konsumen kini semakin terbatas. Kondisi tersebut bukan hanya memengaruhi Sony, tetapi juga memaksa sejumlah produsen elektronik global untuk meninjau ulang peta jalan (roadmap) produk mereka.

Jika penundaan ini benar terjadi, Sony berpotensi tertinggal dari rival utamanya, Microsoft. Konsol Xbox generasi terbaru disebut masih berada di jalur rilis pada 2027, sebagaimana dikutip dari TechSpot oleh detikINET pada hari yang sama.

Krisis memori sendiri menjadi isu besar dalam beberapa bulan terakhir. Infrastruktur AI mendorong kebutuhan chip memori untuk data center, sehingga pasokan bagi perangkat gaming dan produk konsumen ikut tertekan dan berdampak pada kenaikan biaya produksi.

Tak hanya Sony, industri gaming global juga dihadapkan pada potensi kenaikan harga perangkat. Bloomberg melaporkan, Nintendo tengah mempertimbangkan penyesuaian harga Switch 2, meski belum ada kepastian soal waktu maupun besaran kenaikannya.

Sebelumnya, Presiden Nintendo Shuntaro Furukawa menegaskan bahwa harga Switch 2 tidak akan naik pada 2026, selama perusahaan tidak terdampak signifikan oleh inflasi, tarif perdagangan, maupun lonjakan biaya komponen.

Dari sisi spesifikasi, PS6 justru disebut membawa peningkatan besar. Konsol ini dikabarkan akan dibekali RAM 30 GB GDDR7 dengan bandwidth sekitar 640 GB/s. Sementara versi handheld-nya diperkirakan menggunakan 24 GB LPDDR5X.

Sony juga disebut masih melanjutkan kerja sama dengan AMD untuk mengembangkan system-on-chip (SoC) custom generasi terbaru, yang menggabungkan CPU berbasis Zen 6 dan GPU arsitektur RDNA 5.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari Sony, laporan ini menunjukkan bahwa persaingan AI global kini mulai berdampak langsung ke industri gaming. Mulai dari ketersediaan komponen, harga perangkat, hingga jadwal peluncuran konsol next-gen yang telah lama dinantikan para gamer.

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup