Xiaomi Tembus Penjualan 600 Ribu Mobil Listrik dalam 22 Bulan

Simetrisnews – Pabrikan teknologi asal China, Xiaomi, dilaporkan mencatatkan penjualan ratusan ribu unit mobil listrik dalam waktu singkat di seluruh dunia. Capaian ini menegaskan langkah agresif Xiaomi dalam menembus industri kendaraan listrik China yang dikenal sangat kompetitif.

Mengutip laporan CarNewsChina, Rabu (18/2/2026), total pengiriman mobil listrik Xiaomi telah menembus 600 ribu unit ke tangan konsumen global dalam kurun 22 bulan sejak pengiriman perdana pada April 2024. Angka tersebut diumumkan langsung melalui kanal media sosial resmi Xiaomi.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi divisi kendaraan listrik Xiaomi, mengingat usia bisnis otomotif perusahaan masih tergolong sangat muda dibandingkan para pemain lama di pasar New Energy Vehicle (NEV) China.

Pada Januari 2026 saja, Xiaomi membukukan pengiriman sebanyak 39.002 unit. Sekitar 97 persen di antaranya disumbang oleh model SUV listrik andalannya, yang bahkan menjadi mobil listrik tunggal terlaris di China berdasarkan penjualan ritel pada bulan tersebut.

Kondisi ini menunjukkan Xiaomi mampu menjaga momentum, meski pasar NEV China mulai melambat di awal tahun.

Sepanjang 2025, total pengiriman tahunan Xiaomi EV mencapai lebih dari 410 ribu unit, melampaui target internal perusahaan. Desember 2025 tercatat sebagai bulan terbaik dengan pengiriman lebih dari 50 ribu unit dalam satu bulan, menjadi rekor tertinggi sejak Xiaomi masuk ke industri otomotif.

Untuk perusahaan yang baru memulai produksi massal kurang dari dua tahun lalu, capaian tersebut mencerminkan kapasitas produksi yang sudah relatif stabil dan terukur.

Salah satu SUV listrik menengah Xiaomi yang meluncur pada pertengahan 2025 bahkan mencatatkan lebih dari 150 ribu unit pengiriman hanya dalam enam bulan pertama, sekaligus diposisikan sebagai penantang serius di segmen SUV listrik menengah China.

Sementara itu, model sedan listrik pertama Xiaomi yang bermain di segmen menengah hingga atas kini telah dihentikan produksinya seiring siklus produk yang mendekati akhir. Di tengah tren konsumen yang kian condong ke SUV, langkah Xiaomi memusatkan fokus pada lini SUV dinilai tepat secara strategi pasar.

Pendiri sekaligus chairman Xiaomi, Lei Jun, menargetkan pengiriman 550 ribu unit mobil listrik sepanjang 2026, atau meningkat sekitar 34 persen dibandingkan realisasi tahun 2025. Untuk mendukung target tersebut, Xiaomi dikabarkan tengah menyiapkan sedikitnya empat model baru, termasuk pembaruan sedan listrik dan SUV berteknologi extended range.

Dengan torehan 600 ribu unit hanya dalam 22 bulan, Xiaomi tidak sekadar mencetak milestone penjualan. Capaian ini menegaskan keberhasilan Xiaomi melakukan lompatan besar dari perusahaan elektronik konsumen menjadi pemain otomotif dengan skala produksi masif dalam waktu relatif singkat.

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup