Pertamina Catat 5.689 Koperasi Desa Merah Putih Terdaftar Jadi Outlet LPG Subsidi
Simetrisnews – Koperasi Desa Merah Putih terus melakukan ekspansi. Terbaru, Pertamina melaporkan hingga 1 Februari 2026 tercatat sekitar 5.689 Koperasi telah terdaftar melalui Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes). Pendaftaran tersebut untuk menjadi outlet LPG dalam sistem distribusi resmi.
Sebanyak 2.592 outlet LPG telah terverifikasi ke dalam sistem Digitalisasi Koperasi. Namun, untuk sisanya masih dilakukan verifikasi lanjut. Angka ini merupakan Koperasi yang sudah terdaftar di sistem untuk menjadi outlet LPG. Dari 2.592 yang telah teregistrasi, terdapat 442 KDMP yang sudah aktif.
“Ya itu sebagian, karena lokasinya memang belum konversi minyak tanah,” ujar Direktur Utama Subholding Downstream Pertamina, Mars Ega Legowo dalam rapat dengan Komisi VI di DPR, Jakarta, Rabu (11/2/2026) kemarin.
Lebih lanjut, Pertamina terus melakukan proses verifikasi, tak hanya sendiri Kementerian Koperasi dan kementerian terkait juga ikut membantu agar lebih cepat tersalurkan. Setiap transaksi di Koperasi tetap melakukan pencatatan KTP melalui sistem Merchant Apps (MAP) Pertamina.
Proses registrasi dimulai dari pendaftaran KDMP melalui website Simkopdes. Data tersebut kemudian diverifikasi oleh tim Pertamina Regional dan diselaraskan dengan agen LPG di lokasi existing.
Selanjutnya pengesahan kementerian dilakukan melalui sistem Dealer Management System (DDMS) Pertamina yang terhubung otomatis dengan sistem merchant dan monitoring LPG secara online. Sistem ini juga menjadi bagian dari verifikasi penyaluran LPG subsidi oleh Kementerian ESDM.
“Outlet KDMP pada saat melakukan penebusan LPG ke agen ini juga dilakukan secara cashless,” terang Mars Ega.
Penyaluran LPG subsidi tetap mengikuti ketentuan empat segmen penerima, yakni rumah tangga, usaha mikro, nelayan, dan petani. Setiap transaksi dicatat berbasis NIK untuk memastikan distribusi tepat sasaran sesuai ketentuan.















