Menkeu Purbaya Yakin IHSG Terus Naik dan Cepat Pulih dari Koreksi
Simetrisnews – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus bergerak naik selama ia menjabat sebagai Bendahara Negara. Kalaupun mengalami kejatuhan, ia mengklaim akan pulih cepat seperti saat ini.
“Itu bukan kehancuran pasar, melainkan hanya kegelisahan sesaat. Begitu mereka menyadari bahwa saya masih menjabat sebagai Menteri Keuangan, pasar akan otomatis pulih dengan sangat kuat seperti yang terjadi hari ini,” kata Purbaya dalam acara Indonesia Economic Summit di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Sebagaimana diketahui, IHSG sempat anjlok ke level 7.000-an usai diterpa sentimen laporan Morgan Stanley Capital Internasional (MSCI) hingga ditinggal lima petinggi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengundurkan diri. Saat ini IHSG mulai bangkit dengan ditutup hijau ke level 8.122 pada perdagangan Selasa (3/2).
“Saya adalah menteri yang baik, seorang ekonom yang mumpuni, dengan pengetahuan yang cukup untuk mengelola kondisi ekonomi global saat ini yang tidak menentu dan penuh ketidakstabilan,” ucap Purbaya.
Selain masalah ancaman penurunan klasifikasi Indonesia dari Emerging Market ke Frontier Market oleh MSCI, Purbaya mengakui ekonomi Indonesia yang merosot dalam dua tahun terakhir sempat membuat investor gelisah.
Titik terendah pertumbuhan ekonomi Indonesia, kata Purbaya, terjadi sekitar Agustus 2025 hingga banyak orang turun ke jalan alias demo. Hal itu dikarenakan banyak yang merasa kondisi ekonomi sulit.
“Kemudian pemerintah saat ini menunjuk saya sebagai Menteri Keuangan dan meminta saya mengubah arah perekonomian. Sekarang ekonomi bergerak ke arah yang benar dan terus mengalami percepatan, namun karena pengalaman masa lalu tersebut, para investor merasa bahwa pemulihan ekonomi Indonesia akan rapuh,” imbuhnya.
Purbaya menekankan bahwa saat ini pemerintah sedang memperbaiki kondisi ekonomi. Termasuk perbaikan transparansi oleh otoritas bursa yang dipermasalahkan MSCI.
“Maka kita menghilangkan penyakit dari pasar. Kita akan menerapkan transparansi dan masyarakat, serta investor akan kembali melihat fundamental ekonomi kita yang sebenarnya kuat karena kondisi ekonomi terus membaik. Kami juga menyediakan likuiditas yang cukup dalam sistem,” ucap Purbaya.
Kepada investor, Purbaya berpesan agar tetap berinvestasi di Indonesia. Pasalnya Indonesia saat ini sedang serius memperbaiki iklim investasi dan kondisi ekonomi dengan mengaktifkan setiap mesin pertumbuhan yang ada.
“Mesin fiskal, mesin moneter, mesin sektor swasta dan pada saat yang sama, kami juga sangat serius memperbaiki iklim investasi di negara ini. Saya pikir satu tahun dari sekarang, Indonesia akan menjadi tempat yang jauh lebih baik untuk berinvestasi. Jadi jangan terlambat berinvestasi di negara ini. Jangan ragu, kita bergerak ke arah yang benar. Silakan terus berinvestasi di negara ini,” pungkas Purbaya.















