Tips Merawat Mobil Saat Terkena Banjir
Simetrisnews – Hujan deras di wilayah Jakarta dan sekitarnya diperkirakan masih terus berlanjut, ancaman banjir bisa terjadi di mana saja. Dalam kondisi seperti ini, tentu para pemilik kendaraan wajib waspada agar kendaraannya tak terjebak dalam kubangan banjir di jalan raya.
Namun, meski mengetahui bahaya mobil saat terkena hujan, terkadang, masih ada saja pengemudi yang nekat menerabas banjir dengan berbagai alasan. Hal ini tentunya berbahaya bagi mobil, mengingat mobil memiliki sensor kelistrikan yang rentan terjadinya konslet.
Maka itu, sudah barang tentu beberapa aspek besar dan kecil harus diperhatikan agar bisa meminimalisir terjadinya bahaya pada mobil saat terpaksa terjang banjir. Salah satu hal sepele yang harus diperhatikan pengemudi dalam menerjang banjir adalah dengan tidak menyalakan AC saat hujan.
Menurut Kepala Bengkel Daihatsu Otista, Subur Triyanto menyalakan AC ketika menerjang banjir tentu memiliki resiko yang berbahaya bagi mobil dan dapat merusak komponen AC jika dipaksakan.
“Bahayanya bukan pada safety si supir, melainkan dapat menyebabkan kerusakan pada sistem AC itu sendiri,” kata Subur saat dihubungi, Rabu (14/1/2026).
Efek bahayanya, menurut subur yaitu akan merusak kompresor AC dan Magnetic Clutch sehingga hembusan udara dingin dari saluran AC tidak maksimal.
“Cepat atau lambat, dampaknya akan terasa dikemudian hari, hembusan udara dingin dari kompresor kurang maksimal, selain itu Magnetic Clutch macet atau gagal fungsi,” ujar dia.
Untuk itu, subur menyarankan agar pengemudi selalu melakukan pembersihan serta pengeringan secara menyeluruh terhadap semua komponen mobil, ini dimaksudkan untuk menjaga mobil tidak mengalami kerusakan yang parah akibat menerjang banjir.
“Tapi, biasanya konsumen melakukan hal ini justru saat kerusakan sudah terjadi, itu telat, makanya antisipasi sebelumnya. Kalau hal ini dilakukan, maka usia pakai komponen/part akan jauh lebih lama, paling tidak sesuai dengan yang dijanjikan pabrikan,” tutur dia.















