163 Huntara di Lubuk Sidup Aceh Tamiang Hampir Rampung, Siap Dihuni 10 Hari Lagi

Simetrisnews – Percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera menunjukkan progres signifikan. Sebanyak 163 unit hunian sementara (huntara) di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, hampir rampung dan siap ditempati warga terdampak.

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan secara fisik bangunan huntara telah siap. Jaringan listrik sudah terpasang dan tinggal menunggu proses aktivasi, sementara kebutuhan air bersih disiapkan melalui pembangunan sumur bor oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

“Ini adalah huntara yang dibangun oleh Bapak Menko Infra, 163 unit untuk masyarakat Lubuk Sidup. Kita lihat tempatnya sangat bagus, ada ketinggian.

Listrik sudah masuk, tinggal on saja. Untuk air minum, tinggal air bersih menggunakan sumur bor dari BNPB,” ujar Tito, Senin (6/4/2026).

Satgas PRR menargetkan seluruh fasilitas penunjang, termasuk air bersih dan aktivasi listrik, dapat diselesaikan dalam 10 hari ke depan. Setelah itu, warga akan segera dipersilakan menempati hunian tersebut sebagai langkah awal memulai kembali kehidupan yang lebih layak dan aman.

Selain pembangunan hunian, pemerintah juga menyalurkan bantuan pendukung bagi penyintas, di antaranya uang lauk-pauk Rp15 ribu per orang per hari, bantuan ekonomi Rp5 juta per keluarga, serta bantuan perabotan rumah tangga Rp3 juta.

Secara keseluruhan, progres pembangunan huntara di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologi telah mencapai 89 persen. Dari total rencana 19.135 unit, sebanyak 17.084 unit telah selesai dibangun.

Peninjauan huntara di Lubuk Sidup turut dihadiri Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta jajaran Forkopimda setempat.

Tinggalkan Balasan

Tutup