10 Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia, Iran Masuk 5 Besar


Simetrisnews– Hasil pengukuran IQ negara-negara di dunia menunjukkan fakta menarik. Dalam 10 besar negara dengan IQ tertinggi, Iran menempati posisi ke-4, meski saat ini sedang terlibat konflik dengan Israel dan Amerika Serikat (AS). Dua tetangga Indonesia yang masih tergabung dalam ASEAN juga masuk peringkat 10 besar. Data diperoleh dari International IQ Test dengan sampel 1.212.714 orang yang melakukan tes pada 2025.

10 Besar Negara dengan IQ Tertinggi

• Korea Selatan – Rerata IQ: 106,97, Partisipan: 26.996, Tahun sebelumnya: 106,43

• China – Rerata IQ: 106,48, Partisipan: 229.918, Tahun sebelumnya: 107,19

• Jepang – Rerata IQ: 106,3, Partisipan: 55.994, Tahun sebelumnya: 106,4

• Iran – Rerata IQ: 104,8, Partisipan: 10.538, Tahun sebelumnya: 106,3

• Australia – Rerata IQ: 104,45, Partisipan: 4.245, Tahun sebelumnya: 102,57

• Rusia – Rerata IQ: 103,78, Partisipan: 29.170, Tahun sebelumnya: 103,16

• Singapura – Rerata IQ: 103,56, Partisipan: 6.880, Tahun sebelumnya: 105,14

• Mongolia – Rerata IQ: 102,61, Partisipan: 2.437, Tahun sebelumnya: 102,86

• New Zealand – Rerata IQ: 102,35, Partisipan: 1.184, Tahun sebelumnya: 102,08

• Vietnam – Rerata IQ: 102,26, Partisipan: 14.915, Tahun sebelumnya: 100,12

Tes IQ ini terinspirasi format Raven’s Progressive Matrices, fokus pada penalaran nonverbal agar lebih adil secara budaya, dengan rata-rata 100 dan deviasi standar 15. Tes daring ini diikuti lebih dari 16 juta orang dan dikalibrasi menggunakan metode psikometrik standar.

Limitasi Pengukuran IQ
Bias akses internet – Hanya peserta yang memiliki akses internet, cakupan tidak universal.

Cakupan tes – Fokus pada penalaran nonverbal dan pengenalan pola, bukan seluruh domain kecerdasan.

Batasan tes daring – Hanya bersifat informasi, bukan diagnostik resmi.
Faktor Perbedaan IQ Antarnegara
Beban kesehatan – Tingginya penyakit menular bisa menurunkan skor kognitif.

Nutrisi dan ketahanan pangan – Pola makan sehat berpengaruh positif pada IQ.
Kesempatan belajar dan stimulasi kognitif – Aktivitas seperti bermain catur atau bilingualisme dapat meningkatkan IQ.
Genetika – Heritabilitas IQ diperkirakan 50%-80%, mempengaruhi variasi dalam populasi.

Secara keseluruhan, negara dengan sistem kesehatan lebih baik, nutrisi optimal, dan akses pendidikan berkualitas cenderung mendapatkan skor IQ lebih tinggi.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
error: Halo